Bisajuga diartikan sebagai bentuk rasa kagum yang keluar dari diri penikmat karya seni atau karya sastra. Tujuan Apresiasi Apresiasi tidak hanya terjadi dalam konteks karya sastra dan karya seni, tetapi juga dalam pekerjaan pada umumnya dan kehidupan sehari-hari. Apresiasiadalah aktivitas menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra. Lukisan merupakan karya seni yang harus di apresiasi. Tingkatan Apresiasi. Fungsi dari apresiasi. a Apresiasi b. Ekspresi c. Evaluasi d. Apersepsi e. Kreasi; Berikut merupakan salah satu bentuk pengetahuan apresiasi yaitu. . a. Kognitif b. Kognitatif c. Kognif d. Metakognitif e. Metaognatif Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Apresiasi adalah – Saat kita melakukan sesuatu, baik itu pekerjaan atau sekadar hal yang kita sukai, kemungkinan besar akan mendapatkan dua reaksi dari orang-orang sekitar. Reaksi pertama adalah evaluasi, dimana seseorang akan memberikan penilaiannya kemudian memberitahu kamu untuk memperbaiki beberapa hal yang dianggap kurang. Biasanya, evaluasi berhubungan dengan hasil pekerjaan yang artinya kita harus bekerja lebih keras dari sebelumnya untuk memperbaiki apa yang kurang atau salah. Kebanyakan karyawan biasanya agak kesal dengan evaluasi ini karena akan membuat mereka menghabiskan waktu tambahan di kantor untuk memperbaiki pekerjaan yang ada. Namun, tentu saja evaluasi adalah hal yang sangat berguna, karena setidaknya kita tahu di mana kekurangan kita dan dapat memperbaikinya agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali di lain waktu. Reaksi kedua selain evaluasi adalah apresiasi. Nah, kalau reaksi yang ini merupakan reaksi kebalikan dari evaluasi. Kalau dalam evaluasi, kita disuruh memperbaiki beberapa pekerjaan yang dianggap kurang bagus, maka apresiasi diberikan jika pekerjaan yang kita lakukan memberikan hasil yang memuaskan. Biasanya, apresiasi ini disertai dengan pujian setinggi langit, yang membuat kita merasa senang dan sangat dihargai atas semua usaha yang sudah kita lakukan di waktu sebelumnya. Jadi, ketika mendapatkan apresiasi untuk pekerjaan yang sudah kita lakukan memang sangat menyenangkan, apalagi kalau pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang sulit untuk dilakukan. Semakin sulit level pekerjaannya, semakin senang juga rasanya ketika ada seseorang yang mengapresiasinya. Rasanya kerja keras kita terbayar lunas karena diakui oleh orang lain, terutama jika pengakuan itu datang dari atasan. Membahas soal apresiasi, biasanya orang akan menyamakannya dengan pujian. Padahal sebenarnya, apresiasi dan pujian itu sama sekali berbeda, lho! Sebaliknya, pujian sebenarnya merupakan salah satu bentuk dari apresiasi itu sendiri, tetapi bentuk apresiasi bukan hanya pujian saja. Selain memberikan pujian, ada banyak cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengapresiasi hasil pekerjaan seseorang. Namun, sebelum kamu mengapresiasi hasil pekerjaan seseorang, sebelumnya kamu harus tahu dulu nih, apa sih apresiasi itu. Yuk cari tahu sama-sama! Pengertian ApresiasiPengertian Apresiasi Menurut Para AhliJohn DeweyAlfred North WhiteheadGoldfrey Harold HardyTingkatan dalam ApresiasiTingkatan SimpatikTingkatan EmpatikTingkat KritikFungsi Memberikan Apresiasi1. Menumbuhkan Sikap Menghargai Kepada Suatu Karya2. Meningkatkan Kemampuan Mengamati Suatu Karya3. Belajar Memahami Makna Yang Disampaikan Dalam Sebuah Karya4. Menambah PengetahuanKegiatan dalam Mengapresiasi Karya Seni1. Persepsi2. Pengetahuan3. Analisis4. PenilaianKesimpulanBuku TerkaitMateri Terkait Fisika Apresiasi memang hanya sebuah kata, tetapi kata sederhana ini ternyata memiliki banyak sekali makna dan pengertian. Kata “Apresiasi” sendiri berasal dari Bahasa Latin yakni Apreciatio yang memiliki arti menghargai. Kata apreciatio dalam Bahasa Latin ini kemudian diserap dalam bahasa Inggris dan menjadi “Apreciation” dan berubah menjadi “Apresiasi” ketika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Meski kata dalam setiap bahasa kata ini mengalami sedikit perubahan, tetapi kata-kata di atas tetap memiliki arti yang serupa yaitu menghargai atau penghargaan. Jadi, secara bahasa, apresiasi adalah penilaian positif yang diberikan seseorang terhadap orang lain atau bisa juga terhadap sesuatu yang dia kerjakan. Selain pekerjaan, apresiasi juga lekat dengan segala hal yang berhubungan karya seni, karya sastra, atau karya-karya lainnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kata “Apresiasi” ini memiliki dua artian. Artian pertama, apresiasi adalah kesadaran seseorang terhadap sebuah nilai dari seni. Sedangkan pengertian yang kedua, apresiasi adalah penghargaan terhadap sesuatu, bisa itu barang, hasil pekerjaan, atau seseorang. Pengertian Apresiasi Menurut Para Ahli Bukan hanya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, beberapa ahli juga memiliki penjelasan tersendiri mengenai makna dari apresiasi ini. Berikut pengertian apresiasi menurut para ahli yang juga merupakan seorang filsuf dari berbagai negara. John Dewey Menurut seorang filsuf Amerika Serikat bernama John Dewey, apresiasi adalah menikmati sebuah pengalaman terhadap sesuatu. Alfred North Whitehead Alfred North Whitehead yang merupakan seorang matematikawan dan filsuf asal Inggris memiliki pendapat yang berbeda tentang apresiasi. Menurut Alfred North Whitehead, apresiasi adalah proses pengapresasian terhadap sebuah hal yang dilakukan oleh seseorang dalam sebuah kegiatan guna mendapatkan suatu hal, dan berpartisipasi di dalamnya dengan penilaian secara keseluruhan. Goldfrey Harold Hardy Sedangkan menurut seorang matematikawan terkemuka asal Inggris, Godfrey Harold Hardy atau Hardy, apresiasi adalah seseorang yang mengapresiasi atau menghargai suatu hal. Berbeda dengan dua rekannya, Hardy lebih menekankan kepada seseorang yang melakukan apresiasi ketimbang makna dari apresiasi itu sendiri. Dari pandangan ketiga ahli di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa apresiasi adalah pemberian penilaian atau penghargaan terhadap sesuatu, baik itu barang berupa karya seni, atau pekerjaan yang telah dilakukan oleh seseorang. Penghargaan ini diberikan untuk mengungkapkan rasa puas, senang, dan takjub yang kita rasakan terhadap sesuatu tersebut. Tingkatan dalam Apresiasi Sumber Rusalskaya Kalau ditanya soal makna apresiasi, kebanyakan orang akan langsung menyamakannya dengan pujian. Namun, yang benar adalah pujian merupakan salah satu bentuk dari apresiasi yang bisa kita ungkapkan untuk menunjukkan bahwa kita merasa sangat puas dengan hasil kerja atau karya dari orang lain. Dalam dunia kerja misalnya, pujian bukan satu-satunya bentuk apresiasi. Lebih dari itu, karyawan yang memiliki hasil kerja yang bagus juga kadang mendapatkan insentif tambahan atau bahkan kenaikan jabatan yang berarti dia juga akan mendapatkan gaji yang lebih besar pula. Selain bentuknya, apresiasi juga terdiri dari beberapa tingkatan seperti yang dijelaskan di bawah ini! Tingkatan Simpatik Tingkatan simpatik adalah tingkatan apresiasi yang dimiliki oleh orang-orang awam. Mereka biasanya menilai berdasarkan selera mereka sendiri. Mereka akan mengatakan bagus kalau memang karya seni atau sebuah pekerjaan sesuai dengan seleranya dan akan mengatakan jelek, jika memang karya seni tersebut tidak sesuai dengan harapan maupun seleranya. Tingkatan Empatik Tingkatan Empatik adalah tingkatan apresiasi yang melibatkan perasaan atau pikiran. Biasanya apresiasi tingkatan empatik dimiliki oleh para kurator seni dimana mereka bukan hanya bisa mengatakan mana karya yang “Bagus” atau “Jelek” saja. Lebih dari itu, orang-orang ini juga memiliki perasaan yang peka seolah-olah dia berada dalam situasi yang ada di dalam karya seni tersebut. Mereka bisa mengetahui kedalaman makna dari sebuah karya seni hanya dengan melihatnya. Tingkatan ini hanya dimiliki oleh orang-orang berpengalaman atau mereka yang memang memiliki bakat dalam bidang seni. Tingkat Kritik Lebih tinggi dari tingkatan empatik, tingkat apresiasi kritik biasanya dimiliki oleh para kritikus seni yang sudah sangat berpengalaman. Eits, hanya karena mereka adalah kritikus seni, bukan berarti mereka akan mengkritik setiap karya seni yang mereka lihat, Grameds. Apresiasi kritik biasanya bukan hanya berbentuk pujian, tetapi juga disertai penjelasan, deskripsi, analisis, hingga kesimpulan lengkap mengenai karya seni tersebut. Untuk menyampaikan hal ini, seorang kritikus seni akan lebih dulu mengamati karya seni sebelum memberikan komentarnya. Fungsi Memberikan Apresiasi Selama ini, kita hanya tahu bahwa dengan memberikan apresiasi, kita akan membuat orang lain merasa senang. Hal itu memang benar, karena dengan memberikan apresiasi hasil karya atau pekerjaan kepada seseorang, akan membuat mereka merasa sangat senang dan merasa kerja kerasnya selama ini sangat dihargai. Namun, fungsi dari apresiasi bukan hanya untuk membuat orang lain merasa senang saja. Lebih dari itu, apresiasi juga memiliki beberapa fungsi, apa saja fungsinya? 1. Menumbuhkan Sikap Menghargai Kepada Suatu Karya Mereka yang awam dalam dunia seni, baik itu seni rupa maupun seni lukis kadang tidak bisa membedakan mana karya seni mahal dan mana yang murah. Mereka bahkan tidak bisa membedakan mana lukisan legendaris karya pelukis ternama dan mana yang berasal dari pelukis pinggir jalan. Hanya karena lukisan-lukisan itu dipajang di dinding museum-lah yang membuat mereka mengerti bahwa lukisan tersebut berharga. Penilaian orang awam juga biasanya hanya menyebutkan bahwa sebuah lukisan bagus berdasarkan seleranya dan jarang menghargai pesan maupun makna dibalik setiap goresan warna yang ada di lukisan tersebut. Namun, kalau kamu sudah bisa mengapresiasi sebuah karya seni, itu artinya kamu sudah mulai bisa menghargai sebuah karya. Kamu mulai bisa menemukan makna tersembunyi dari karya-karya tersebut yang coba disampaikan oleh seniman yang membuatnya. Kalaupun kemampuan kamu belum sampai situ, paling tidak, kamu tidak akan mudah menjatuhkan penilaian ketika karya tersebut tidak sesuai dengan seleramu. Dengan begitu, kamu tidak akan menganggap remeh suatu karya seni yang telah dibuat oleh seniman. 2. Meningkatkan Kemampuan Mengamati Suatu Karya Pengalaman adalah guru yang paling baik. Begitu juga ketika sering menghabiskan waktu untuk mengamati dan mengapresiasi sebuah karya seni, itu artinya kita juga sedang memperbanyak pengalaman dan belajar. Lama-lama, kita yang awam juga pada akhirnya akan belajar untuk mengamati dan menganalisa sebuah karya. Memang analisa kita tidak akan sebaik seperti analisa para kritikus seni, tetapi dengan kebiasaan mengapresiasi seni akan meningkatkan kemampuan kita dalam menilai dan menganalisa sebuah karya seni. 3. Belajar Memahami Makna Yang Disampaikan Dalam Sebuah Karya Setiap karya pasti memiliki pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh pembuatnya. Pesan-pesan ini kadang tidak bisa dibaca dengan mudah, terutama oleh mereka yang awam dalam dunia seni. Namun, dengan sering mengamati dan mengapresiasi sebuah karya seni, lama-lama kita juga akan mampu menangkap makna dan pesan tersembunyi dibalik sebuah karya seni. Tentu saja, untuk bisa menangkap makna, pesan, atau kisah dari sebuah karya seni akan membutuhkan waktu lama. Namun, jika dibiasakan, kamu yang awam dan tidak memiliki background pendidikan dari seni pun pasti bisa melakukannya. 4. Menambah Pengetahuan Apa yang kita pelajari hari ini, sekecil dan sesepele apapun itu, akan selalu berguna. Mungkin tidak hari ini, tidak besok, tapi akan ada waktu dimana kamu sangat bersyukur karena telah mempelajari hal tersebut. Saat kamu belajar mengapresiasi sebuah karya seni, maka kamu tanpa sadar juga sedang memperbanyak ilmu dalam bidang tersebut. Hal ini dapat terjadi karena untuk bisa mengapresiasi sebuah karya seni, kamu harus lebih dulu mengamati, dan mencari informasi yang berhubungan dengan karya tersebut dan semua hal yang kamu lakukan itu, mungkin akan berguna suatu saat nanti. Bagaimanapun, kita tidak tahu kemana masa depan akan membawa kita. Hari ini, kamu rajin mempelajari dan menganalisa karya seni di Museum atau pameran. Beberapa tahun ke depan, siapa tahu kamu akan bekerja di sebuah museum dan membutuhkan semua ilmu dan pengetahuan yang kamu pelajari hari ini. Kegiatan dalam Mengapresiasi Karya Seni Sumber Rusalskaya Tidak hanya memiliki fungsi dan tahapan, ada beberapa kegiatan dalam mengapresiasi sebuah karya seni. Lalu, kegiatan seperti apa yang dimaksud? 1. Persepsi Persepsi menjadi kegiatan dasar dalam mengenalkan karya seni kepada khalayak ramai. Biasanya sasaran dari kegiatan ini adalah orang-orang yang awam dalam bidang seni tertentu. Salah satu contohnya adalah dengan memperkenalkan pertunjukan musik tradisional Indonesia. Kalau kamu suka menonton YouTube, kamu mungkin pernah menonton tentang orang-orang Indonesia yang berusaha memperkenalkan budaya dan musik tradisional Indonesia kepada warga dunia di luar negeri. Nah, kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang Indonesia itu, bisa disebut sebagai kegiatan persepsi yaitu memperkenalkan karya seni kepada banyak orang. Dengan melakukan kegiatan seperti ini, nama Indonesia akan semakin populer di mata orang asing, dan membuat mereka tertarik untuk datang berkunjung. 2. Pengetahuan Kegiatan kedua dalam apresiasi seni adalah pengetahuan. Semua hal yang kita lakukan, ada ilmunya. Mau masak enak, ada ilmunya. Mau menyetir, juga ada ilmunya, begitu juga dengan seni. Ilmu atau pengetahuan merupakan hal paling dasar yang harus kamu pelajari jika ingin mengapresiasi karya seni. Misalnya, kamu ingin mengapresiasi lukisan abstrak. Orang yang awam dalam seni atau belum pernah melihat lukisan abstrak seumur hidupnya, mungkin tidak akan mengerti dimana letak menariknya dari lukisan tersebut. Tidak sedikit juga yang akan menganggap lukisan abstrak sama dengan coretan anak-anak taman kanak-kanak. Untuk mengetahuinya, maka kamu juga harus lebih dulu mempelajari segala pengetahuan yang berhubungan dengan lukisan abstrak. Dari pengetahuan itu, kamu baru bisa mengerti makna dari lukisan tersebut dan pesan apa yang ingin disampaikan oleh pelukisnya. Lagi pula, bagaimana kamu mau mengapresiasi sebuah karya dengan baik, jika kamu benar-benar buta dalam bidang tersebut? 3. Analisis Jika sudah mengenal, kemudian memiliki pengetahuan soal seni, kegiatan selanjutnya adalah analisis. Kegiatan analisis adalah kegiatan dimana kita mencoba mendeskripsikan sebuah karya yang kita lihat. Mencoba menjabarkan makna, dan pesan yang tersembunyi dibalik sebuah karya seni. Tentu saja, proses analisis ini baru bisa dilakukan setelah kamu mempelajari tentang karya tersebut. Setiap orang memiliki waktu yang berbeda untuk memahami sebuah karya. Bahkan, seorang kritikus seni terkenal tidak jarang akan berdiri lama di depan sebuah karya seni untuk mengamatinya sebelum mendeskripsikan karya tersebut. 4. Penilaian Kegiatan apresiasi yang terakhir adalah penilaian terhadap karya seni yang kita amati. Tentu saja penilaian ini tidak boleh dilakukan sembarangan, dan hanya mengatakan “Bagus” atau “Jelek”. Kegiatan penilaian bisa dilakukan setelah kita melewati fase persepsi, pengetahuan, dan analisis. Selain itu, penilaian juga harus dilakukan secara objektif. Jangan hanya karena pelukisnya adalah seniman idolamu, lantas karya yang menurutmu kurang bagus, tetapi malah tetap kamu bilang bagus. Kesimpulan Mengapresiasi sesuatu, baik itu hasil kerja orang lain atau karya seni sekilas memang terlihat mudah untuk dilakukan. Tinggal bilang “Bagus” lalu pergi, apa susahnya? Namun yang namanya apresiasi bukan hanya sekadar “Bagus” atau “Jelek”. Kamu harus tahu, seorang seniman mengerjakan semua karyanya dengan sepenuh hati. Tidak jarang mereka butuh berhari-hari untuk membuat segalanya sempurna sebelum akhirnya dipamerkan kepada dunia. Melihat sebuah karya seni sekilas, lalu berkomentar ini-itu jelas termasuk tindakan yang kurang sopan. Lagipula, seseorang yang benar-benar mengapresiasi karya akan menyebutkan berbagai hal yang membuat sebuah karya terlihat menarik baginya. Tidak jarang mereka melontarkan kritikan membangun jika merasa ada yang kurang. Untuk mendapatkan semua itu, kita harus mengamati karya tersebut baik-baik dan bukan hanya melihat sekilas. Untuk Grameds yang mau mempelajari semua hal tentang seni dan karya seni, kamu bisa banget mengunjungi Sebagai SahabatTanpaBatas, kami selalu berusaha untuk menyediakan informasi terbaik dan terbaru untuk kamu serta LebihDenganMembaca bersama Gramedia. Penulis Siti Marliah Baca juga ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien HomeBerawalan AApresiasiDefinisi Apresiasi1 kesadaran terhadap nilai seni dan budaya; 2 penilaian penghargaan terhadap sesuatu; 3 kenaikan nilai barang karena harga pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah; Kamus Besar Bahasa IndonesiaPengertian Apresiasi Menurut Para Ahli“Apresiasi adalah semua aktivitas memberikan penghargaan yang dilakukan sebagai hasil penggunaan, peresapan, dan penilaian seseorang terhadap sebuah karya sastra ataupun karya seni tertentu. Apresiasi juga merupakan bentuk rasa kagum yang keluar dari diri penikmat karya seni ataupun karya sastra tertentu” -Prayogi- “Apresiasi adalah aktivitas menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra” Efendi- “Apresiasi adalah suatu kesadaran menilai lewat penghayatan suatu karya seni dengan memberdayakan seluruh pribadi yang melibatkan perasaan, pengalaman, keinginan, dan anggapan seseorang” -Verbeek- “Apresiasi adalah pengenalan dan pemahaman yang tepat, pertimbangan, penilaian, dan pernyataan yang memberikan penilaian” -Hornby- “Apresiasi adalah setiap kegiatan yang mengakrabi karya sastra secara sungguh-sungguh yang berkaitan kesungguhan penikmat sastra untuk mengenali, menghargai dan menghayati, sehingga dapat menemukan penjiwaan yang benar-benar dalam” -Elliyati-Bingung memberi hadiah kepada yang tersayang? Gunakan gift card untuk hadiah sesuai & diawasi olehFungsi Apresiasi Dalam pemberian suatu apresiasi terhadap sebuah karya. Tentu akan memberikan dampak untuk penerimanya. Hal ini tidak diberikan begitu saja, tetapi juga adanya fungsi yang harus diketahui, fungsi apresiasi adalah Untuk sarana peningkatan rasa cinta kepada karya anak bangsa Indonesia, sekaligus peduli kepada sesama Untuk sarana menilai, menikmati, empati, hiburan dan edukasi Sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan manusia dalam beberapa hal Tingkatan ApresiasiTerdapat beberapa tingkatan dalam apresiasi, atau mempunyai macam-macam apresiasi yang mempunyai ukuran tertentu. Dalam apresiasi seni maupun karya seni ada jenis-jenis tingkatan yang memberikan gambaran seni. Ada beberapa tingkatan dalam apresiasi seni yang terdiri dari Tingkat EmpatikTingkat empatik dalam kamus artinya adalah melibatkan pikiran dan perasaan. Tingkatan apresiasi itu dalam bentuk tangkapan indrawi atau tangkapan dari indera-indera. Tingkat EstetisEstetis diartikan sebagai penilaian terhadap keindahan. Tingkat apresiasi seni adalah pengamatan dan juga penghayatan. Dalam tingkat demikian untuk penikmat seni dalam pemberian suatu apresiasi yang lebih pada pengamatan terhadap sebuah karya seni. Tingkat Apresiasi KritikDi tingkat apresiasi kritik adalah suatu bentuk apresiasi yang menjelaskan sebuah klasifikasi, deskripsi, menerangkan, menganalisis, evaluasi sehingga bisa mengambil suatu kesimpulan. Istilah terkait yang iniMau cari istilah lain? 🔍 Apresiasi adalah suatu proses melihat, mendengar, menghayati, menilai, menjiwai dan membandiangkan atau menghargai suatu karya. Karya di sini dapat berarti karya seni, karya tulis, sastra, film dan lain sebagainya. Ada juga beberapa pandangan mengenai pengertian apresiasi, yang disampaikan beberapa tokoh berikut ini. AminuddinApresiasi adalah pengenalan melalui perasaan atau pun kepekaan batin dan pengakuan terhadap unsur-unsur keindahan yang diungkapkan oleh pengarangnya. Albert R. CandlerApresiasi adalah kegiatan mengartikan serta menyadari sepenuhnya seluk beluk karya seni, serta menjadi sensitif mengenai gejala estetis dan artistik, sehingga dapat menikmati dan menilai karya tersebut secara North WhiteheadApresiasi adalah proses pengapresiasian terhadap sebuah hal yang dilakukan oleh seseorang dalam sebuah kegiatan guna mendapatkan suatu hal, dan berpartisipasi di dalamnya dengan penilaian secara adalah aktivitas menggauli cipta sastra dengan sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis dan kepekaan perasaan yang baik terhadap karya sastra. Lukisan merupakan karya seni yang harus di apresiasi Tingkatan ApresiasiFungsi dari apresiasiContoh dari apresiasi Tingkatan Apresiasi Terdapat beberapa tingkatan dalam apresiasi, atau mempunyai macam-macam apresiasi yang mempunyai ukuran tertentu. Ada tiga tingkatan dalam apresiasi suatu karya yakni Tingkat EmpatikTingkat empatik dalam kamus artinya adalah melibatkan pikiran dan perasaan. Tingkatan apresiasi itu dalam bentuk tangkapan indrawi atau tangkapan dari EstetisEstetis diartikan sebagai penilaian terhadap keindahan. Tingkat apresiasi seni adalah pengamatan dan juga penghayatan. Dalam tingkat demikian untuk penikmat seni dalam pemberian suatu apresiasi yang lebih pada pengamatan terhadap sebuah karya Apresiasi KritikDi tingkat apresiasi kritik adalah suatu bentuk apresiasi yang menjelaskan sebuah klasifikasi, deskripsi, menerangkan, menganalisis, evaluasi sehingga bisa mengambil suatu kesimpulan. berdasarkan pengertian apresiasi yang telah dijelaskan di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa fungsi dari apresiasi yaitu Apresiasi berfungsi sebagai cara untuk memberikan penilaian, edukasi, empati, terhadap sebuah berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap karya anak bangsa, dan bentuk kepedulian terhadap berfungsi sebagai cara untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan manusia dalam berbagai hal. Contoh dari apresiasi Kita dapat memberikan aprisiasi pada suatu produk dengan melakukan hal-hal berikut ini. Menyaksikan suatu pagelaran seni teater atau apapun itu membutuhkan sebuah pengamatan yang baik supaya sesuatu dengan menyampaikan apresiasi estetis tersebut kepada siapa. Membeli karya atau produk original dari pembat asli, dan tidak menggunakan produk bajakanMemberikan kritik yang membangun terhadap suatu karya seni apresiasi adalahcontoh apresiasifungsi apresiasipengertian apresiasi

berikut merupakan salah satu bentuk pengetahuan apresiasi yaitu